Novel, TV Series, dan PRJ
Novel dan TV Series adalah dua hal yang lagi gue sukai. Tapi sebenernya lebih suka TV Series. Soalnya ada ilustrasinya, ga cuma satu halaman penuh teks.
Tanggal 25 Juni kemarin, buku terbaru karangan Andrea Hirata yang berjudul ‘Dwilogi Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas’ terbit. Gue order bukunya dari internet. Dan tepat tanggal 25, bukunya udah sampe di tangan gue. Gue pikir bukunya ada dua (terpisah). Eh ternyata jadi satu. Bolak-balik gitu. Unik. Selain order Dwiloginya Andrea Hirata, gue juga order MMJnya si Raditya Dika. Gue koleksi semua buku mereka berdua. Pertama gue baca bukunya Raditya Dika. Agak sedikit beda sama bukunya terdahulu, disini kebanyakan tentang cinta. Gak lebih dari 4 jam, itu buku udah gue lahap abis. Besoknya gue beranjak ke Padang Bulan (buku pertama dari dwilogi tadi). Seperti biasa, Andrea Hirata ini selalu mengemas suatu kejadian dengan kata-kata yang menarik. Agak sedikit lebay, ironis, menghibur. Jujur udah lebih dari 4 hari, gue baru baca beberapa Mozaik (BAB). Karena kalau lagi baca bukunya dia, harus konsen penuh biar lebih bermakna
Konsen untuk baca buku jadi terganggu karena gue lagi suka sama American TV Series. Setelah gue lahap abis film Pembunuhan –> Dexter dari season 1-4, sekarang Komedi-Romantis –> How I Met Your Mother. Yang bikin sinetron mereka beda dari kita..kayanya dari jeda tayangnya deh. Kalau disini SETIAP HARI sinetron diputar. Kalau disana seminggu sekali. Bikin penonton penasaran dan ga bosen kan. Udah gitu ada jeda tiap season. Jeda cukup lama yang bikin penonton semakin menanti-nanti season berikutnya. Jalan ceritanya juga. Kalau sinetron sini, kita disuguhkan sama ‘drama abis2an’ para pemainnya, nangis-rebutan pacar-cemburu-tukeran anak-aniaya-dsb. Maka kalau mereka mengajak kita sedikit memutar otak seperti Numb3rs, tegang seperti Dexter, CSI, Shark, dan terhibur seperti HIMYM.
Cukup disini deh komentarnya. Gue bukan pengamat film, bukan juga pengamat buku. Cuma penikmat buku dan film biasa
Oh iya..kemaren gue ke PRJ. Terakhir kali gue kesana pas SD! Dan itu pas weekend. Jadi you-all-know gimana penuhnya PRJ. Makanya gue males kesana lagi. Tapi karena diajakin sama temen2 SMA, yaudah deh. Semangat lagi. Setelah nyasar sana-sini, akhirnya kita sampe disana. Masuk lewat Gambir Expo. Sampe sana, ternyata lagi ada acara live music di salah satu TV swasta. Di depan food court. Alhasil kita makan dinyanyiin sama afgan, alexa, nidji, cut memey, dan siapa ya satu lagi gue lupa. Hehe. Abis itu kita jalan dan foto-foto. Puas deh pokoknya :love: Gue bangga jadi warga Jakarta yang punya PRJ tiap setaun sekali


. Gue cuma sempet tidur 1 jam, dari jam 4 sampe jam 5. Jam 6 disuruh pulang soalnya mau berangkat lagi ke Sukabumi. Sepanjang perjalanan..gue teler
. Abis dari Sukabumi, lanjut lagi ke Pantai Pelabuhan Ratu. Agak sedikit kecewa karena pantainya super duper kotor penuh sampah. Pasti orang-orang yang abis taun baruan disini, pada buang sampah seenaknya aja. Gimana bisa sukses tuh si misi “Visit Indonesia” ?

